Pakistan Klaim Serangan Udara di Afghanistan Tewaskan 80 Militan Taliban, Kabul Membantah
(23/2/2026) Pemerintah Pakistan mengumumkan bahwa serangan udara yang dilancarkan terhadap kubu kelompok militan di wilayah Afghanistan telah menewaskan sekitar 80 pejuang Taliban Pakistan (Tehrik-e-Taliban Pakistan / TTP), menurut pernyataan resmi yang dilaporkan dalam video YouTube berjudul “Pakistan claims strikes in Afghanistan killed 80 Taliban fighters; Afghanistan disputes the claim.”
Serangan itu dilaporkan terjadi di provinsi Nangarhar, wilayah timur Afghanistan yang berbatasan langsung dengan Pakistan. Islamabad menyatakan bahwa tindakan militer tersebut dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya serangan militan terhadap pos-pos keamanan di sepanjang perbatasan kedua negara. Pemerintah Pakistan menggambarkan operasi itu sebagai bagian dari upaya untuk menekan kelompok militan yang dinilai sebagai ancaman besar bagi keamanan nasional.
Namun, klaim tersebut ditolak oleh pihak Afghanistan. Dalam video itu disebutkan bahwa otoritas Afghanistan menyatakan tidak menemukan bukti peristiwa serangan militan di lokasi yang sama, dan menyebut klaim Pakistan tidak dapat dikonfirmasi secara independen dari pihak mereka. Sampai saat ini, belum ada data resmi yang dirilis oleh otoritas kesehatan atau organisasi internasional di Afghanistan mengenai jumlah korban atau dampak serangan tersebut.
Baca liputan lengkap kategori Internasional di Opini Mataram.
Perkembangan terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di sepanjang perbatasan kedua negara, di mana bentrokan antara militer Pakistan dan berbagai kelompok bersenjata Afghanistan telah berlangsung selama beberapa waktu. Penolakan dari Kabul terhadap klaim Islamabad menambah kerumitan narasi konflik yang sedang berkembang, yang menjadi perhatian komunitas global menyusul seruan untuk de-eskalasi dari organisasi internasional.
—
Sumber: Video “Pakistan claims strikes in Afghanistan killed 80 Taliban fighters; Afghanistan disputes the claim” (YouTube) – https://youtu.be/X3Pjg66tpxI