Rudal Khorramshahr: Senjata Cluster Iran yang Menghantam Israel dalam Konflik Terbaru

Redaksi Opini Mataram
Rudal balistik Khorramshahr Iran diluncurkan dalam uji coba militer, sistem rudal yang mampu membawa hulu ledak cluster.

Ketika konflik Iran–Israel kembali memanas pada 2025–2026, perhatian analis militer global tertuju pada satu senjata strategis milik Tehran: rudal balistik Khorramshahr, khususnya varian terbaru Khorramshahr-4 yang juga dikenal sebagai Kheibar.

Rudal ini bukan sekadar sistem balistik jarak menengah. Dengan kemampuan membawa payload hingga sekitar 1,5 ton, Khorramshahr mampu membawa berbagai jenis hulu ledak, termasuk cluster warhead yang menyebarkan bom kecil ke area luas di darat. Kombinasi jangkauan jauh dan daya hancur area inilah yang menjadikannya salah satu senjata paling diperhatikan dalam konflik terbaru Timur Tengah.


Rudal Balistik Paling Berat dalam Arsenal Iran

Program Khorramshahr mulai diperkenalkan Iran pada 2017 sebagai bagian dari strategi deterrence regional terhadap Israel dan Amerika Serikat.

Rudal ini termasuk kategori medium-range ballistic missile (MRBM) dengan jangkauan sekitar 1.000–2.000 km, cukup untuk menjangkau hampir seluruh Timur Tengah dari wilayah Iran.

Secara teknis, Khorramshahr memiliki spesifikasi yang relatif besar dibandingkan rudal Iran lain seperti Fateh atau Zolfaghar.

ParameterSpesifikasi
JenisRudal balistik jarak menengah (MRBM)
Jangkauan±2.000 km
Panjang±13 meter
Berat hulu ledak±1.500 kg
Propulsibahan bakar cair
Platformmobile launcher

Payload besar tersebut memungkinkan rudal membawa berbagai konfigurasi hulu ledak—dari high explosive konvensional hingga cluster submunitions.


Varian Terbaru: Khorramshahr-4 “Kheibar”

Pada 2023, Iran memperkenalkan Khorramshahr-4 (Kheibar) yang diklaim memiliki sistem navigasi lebih presisi serta hulu ledak yang dapat bermanuver pada fase terminal.

Menurut Kementerian Pertahanan Iran, rudal ini mampu mencapai:

  • sekitar Mach 16 di luar atmosfer
  • sekitar Mach 8 saat memasuki atmosfer

Kecepatan tersebut membuatnya sulit dicegat oleh sistem pertahanan rudal modern.


Mekanisme Hulu Ledak Cluster

Pada konfigurasi cluster, Khorramshahr tidak meledak sebagai satu ledakan besar.

Sebaliknya, pada fase akhir penerbangan:

  1. kapsul hulu ledak terbuka di udara
  2. rudal melepaskan sejumlah submunitions (bom kecil)
  3. bom tersebut jatuh menyebar ke area luas sebelum meledak

Beberapa laporan militer menyebut satu rudal dapat menyebarkan puluhan proyektil kecil di area target.

Efeknya mirip dengan bom cluster yang dikirim melalui rudal balistik, sehingga mampu menciptakan kerusakan di area luas seperti pangkalan udara, fasilitas militer, maupun kawasan perkotaan.


Contoh Serangan dalam Konflik Iran–Israel

Eskalasi konflik antara Iran dan Israel meningkat tajam sejak 2025, ketika kedua negara mulai saling meluncurkan serangan langsung menggunakan drone dan rudal.

Serangan Rudal Iran – Juni 2025

Pada Juni 2025, Iran meluncurkan lebih dari 150 rudal balistik dan ratusan drone ke Israel sebagai balasan atas serangan Israel terhadap fasilitas militer Iran.

Beberapa analis militer menilai sebagian rudal yang digunakan membawa hulu ledak cluster, yang menyebarkan bom kecil di area target.

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan di berbagai lokasi di Israel, termasuk fasilitas penelitian di Weizmann Institute of Science di Israel tengah.


Serangan ke Israel Tengah – 2026

Pada awal 2026, eskalasi konflik kembali meningkat setelah Israel melancarkan operasi militer terhadap target Iran.

Sebagai balasan, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) meluncurkan sejumlah rudal balistik ke wilayah Israel tengah, termasuk varian yang diyakini sebagai Khorramshahr-4.

Target serangan meliputi:

  • wilayah Tel Aviv
  • area sekitar Bandara Ben Gurion
  • beberapa pangkalan udara di Israel tengah

Beberapa laporan militer menyebut pola kerusakan menunjukkan karakteristik cluster warhead, dengan ledakan terjadi di banyak titik dalam satu wilayah serangan.


Mengapa Rudal Ini Sulit Dicegat

Kemampuan cluster memberikan keuntungan militer tertentu bagi Iran.

Pertama, sistem pertahanan Israel seperti Iron Dome, David’s Sling, dan Arrow biasanya dirancang untuk menghancurkan satu objek rudal.

Ketika hulu ledak melepaskan banyak submunitions, sistem pertahanan harus menghadapi banyak target sekaligus, meningkatkan kemungkinan sebagian bom lolos dari intersepsi.

Kedua, serangan cluster tidak membutuhkan presisi tinggi karena dirancang untuk menghantam area luas, seperti pangkalan udara atau instalasi militer besar.

Ketiga, pola ledakan di banyak titik dalam waktu bersamaan menciptakan efek psikologis dan gangguan logistik bagi wilayah yang diserang.


Kontroversi Hukum Perang

Cluster munition termasuk senjata yang sangat kontroversial dalam hukum humaniter internasional.

Bom kecil yang tidak meledak dapat berubah menjadi ranjau tersembunyi yang berbahaya bagi warga sipil bahkan bertahun-tahun setelah konflik berakhir.

Karena risiko tersebut, lebih dari 100 negara telah menandatangani Convention on Cluster Munitions yang melarang penggunaan senjata ini. Namun Iran, Israel, Rusia, dan Amerika Serikat tidak menjadi pihak dalam perjanjian tersebut.


Rudal Khorramshahr-4 (Kheibar) mencerminkan evolusi teknologi balistik Iran menuju sistem dengan daya hancur besar dan kemampuan serangan area luas.

Dalam konflik Iran–Israel yang sedang berlangsung, rudal ini menjadi salah satu alat deterensi utama Tehran sekaligus sumber kekhawatiran bagi komunitas internasional.

Penggunaan hulu ledak cluster menunjukkan bagaimana perang modern semakin mengandalkan serangan balistik jarak jauh dengan efek area, yang berpotensi memperluas dampak konflik terhadap kawasan perkotaan.


Catatan Redaksi

Artikel ini disusun berdasarkan laporan media internasional, analisis lembaga riset pertahanan, serta sumber terbuka mengenai program rudal Iran dan perkembangan konflik Iran–Israel. Sebagian spesifikasi teknis sistem senjata bersifat estimasi karena keterbatasan data militer yang tersedia untuk publik.


Sumber Rujukan

https://www.aljazeera.com/news/2023/5/25/iran-unveils-new-kheibar-ballistic-missile

https://www.defensenews.com/global/mideast-africa/2023/05/25/iran-unveils-kheibar-ballistic-missile

https://www.reuters.com/world/middle-east/iran-launches-missiles-drones-israel-response-2025

https://www.timesofisrael.com/iranian-missile-with-cluster-warhead-scatters-bombs-in-central-israel-idf-says

https://www.hrw.org/topic/arms/cluster-munitions