Pesona Tirai Air Terjun Tiu Kelep di Kaki Rinjani yang Selalu Memikat


Mataram — Tersembunyi di kaki Gunung Rinjani, Air Terjun Tiu Kelep menjadi salah satu ikon wisata alam paling memesona di Pulau Lombok. Berada di kawasan Desa Senaru, Kabupaten Lombok Utara, air terjun ini dikenal dengan aliran airnya yang deras, jernih, dan menyebar seperti tirai putih raksasa. Nama “Tiu Kelep” sendiri dalam bahasa lokal berarti kolam air yang “terbang” atau menyembur ke segala arah, menggambarkan karakter aliran airnya yang unik dan menyegarkan
Untuk mencapai Air Terjun Tiu Kelep, perjalanan umumnya dimulai dari Kota Mataram dengan waktu tempuh sekitar 3–4 jam menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Rute yang dilalui menuju Desa Senaru relatif baik, dengan pemandangan perbukitan dan persawahan khas Lombok Utara. Dari pintu masuk kawasan wisata Senaru, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 30–45 menit melewati jalur trekking yang cukup menantang namun aman, menyusuri hutan tropis, menyeberangi sungai kecil, dan menuruni anak tangga alami dari bebatuan.
Waktu terbaik untuk mengunjungi Air Terjun Tiu Kelep adalah pada bulan April hingga Oktober, bertepatan dengan musim kemarau di Lombok. Pada periode ini, cuaca cenderung cerah dan curah hujan rendah sehingga jalur trekking lebih aman dan tidak licin. Debit air tetap deras namun lebih stabil, menjadikan kolam alaminya ideal untuk berenang atau sekadar berendam. Sinar matahari yang masuk di sela pepohonan juga menciptakan kabut air berkilau dan suasana yang lebih fotogenik, menjadikan pengalaman berkunjung terasa maksimal dan nyaman.
Baca liputan lengkap kategori Xplore di Opini Mataram.
Sesampainya di lokasi, lelah perjalanan seolah terbayar lunas. Air Terjun Tiu Kelep menyuguhkan panorama alam yang dramatis: tebing tinggi berlapis lumut hijau, aliran air besar yang jatuh langsung ke kolam alami, serta kabut air halus yang menyejukkan kulit. Airnya sangat jernih dan dingin, bersumber langsung dari pegunungan Rinjani, menjadikannya tempat favorit untuk berenang atau sekadar merendam kaki sambil menikmati suara alam yang menenangkan.
Di sekitar kawasan air terjun, pengunjung juga dapat menikmati suasana hutan yang masih asri dan minim sentuhan komersial berlebihan. Burung liar, suara serangga hutan, serta semilir angin pegunungan menciptakan pengalaman wisata yang terasa intim dan autentik. Tak jauh dari Tiu Kelep, terdapat pula Air Terjun Sendang Gila yang sering dikunjungi lebih dahulu, sehingga wisatawan bisa menikmati dua air terjun dalam satu perjalanan.
Keindahan Tiu Kelep bukan hanya terletak pada visualnya, tetapi juga pada sensasi emosional yang ditawarkannya. Berdiri di hadapan jatuhan air yang besar dan murni, pengunjung diajak menyadari betapa kayanya alam Lombok dan pentingnya menjaga kelestariannya. Tempat ini kerap menjadi ruang refleksi, pelarian sejenak dari hiruk-pikuk kota, sekaligus pengingat bahwa alam selalu punya cara untuk menyembuhkan.
Air Terjun Tiu Kelep adalah destinasi yang layak masuk daftar wajib kunjung bagi pencinta alam, petualang, hingga wisatawan keluarga yang ingin merasakan sisi Lombok yang lebih alami dan menenangkan. Dengan akses yang relatif mudah, panorama luar biasa, serta pengalaman wisata yang lengkap, Tiu Kelep bukan sekadar tempat berfoto—ia adalah pengalaman indah dan menantang yang membekas lama setelah perjalanan usai.