Karnaval Ogoh-Ogoh dan Festival Seni Yayasan Dharma Laksana Mataram Sambut Nyepi 2026


Mataram, 15 Maret 2026 – Suasana meriah dan penuh semangat budaya terlihat di lingkungan Yayasan Dharma Laksana Mataram saat ratusan siswa mengikuti karnaval ogoh-ogoh dan festival seni dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Kegiatan yang digelar pada Minggu (15/3/2026) ini merupakan agenda tahunan yayasan yang melibatkan seluruh unit pendidikan di bawah naungan Yayasan Dharma Laksana, yakni SMA Dwijendra Mataram, SMP Dwijendra Mataram, SD Dwijendra Mataram, TK Dwijendra Mataram, serta lembaga pendidikan keagamaan non formal Pasraman Sad Dharma Laksana Mataram. Anak-anak dari Panti Asuhan Dharma Laksana juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Sejak pagi hari, halaman sekolah hingga ruas jalan di sekitar yayasan dipenuhi para siswa yang mengenakan busana adat. Mereka dengan penuh antusias mengarak ogoh-ogoh. Figur-figur ogoh-ogoh yang diusung menggambarkan simbol Bhuta Kala, yang dalam filosofi Hindu melambangkan sifat-sifat negatif manusia yang harus dinetralisir sebelum memasuki Hari Raya Nyepi.
Baca liputan lengkap kategori Mataram di Opini Mataram.
Karnaval ini tidak hanya menjadi tontonan menarik bagi masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi sarana pendidikan budaya bagi para siswa.
Yang menarik perhatian adalah partisipasi anak-anak dari TK Dwijendra Mataram yang ikut dalam karnaval dengan membawa ogoh-ogoh mini. Dengan langkah kecil dan wajah penuh kegembiraan, mereka menjadi simbol bahwa pelestarian budaya dapat dikenalkan sejak usia dini.
Ketua Yayasan Dharma Laksana Mataram, Ir. Made Slamet, MM, yang juga merupakan anggota DPRD NTB Komisi V dari Fraksi PDI Perjuangan, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam mendukung program pemerintah di bidang pendidikan.

Menurutnya, Yayasan Dharma Laksana tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, nilai budaya, dan spiritualitas generasi muda.
“Yayasan Dharma Laksana secara konsisten ikut membantu program pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Karnaval ogoh-ogoh ini merupakan agenda tahunan yayasan yang bertujuan menanamkan nilai budaya, kreativitas, dan kebersamaan kepada para siswa,” ujar Made Slamet.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi ruang ekspresi bagi para pelajar untuk menampilkan kreativitas mereka melalui seni rupa, seni pertunjukan, serta kerja sama tim dalam proses pembuatan ogoh-ogoh.
Selain karnaval, acara juga dirangkai dengan festival seni pelajar yang menampilkan berbagai pertunjukan budaya, mulai dari tari tradisional, musik, hingga kreativitas seni siswa dari setiap jenjang pendidikan. Hal ini membuat suasana makin semarak dan akrab.
Menurut Made Slamet, kegiatan ini sekaligus mencerminkan kondisi sosial yang harmonis di Kota Mataram.
“Keceriaan anak-anak yang mengusung ogoh-ogoh, termasuk ogoh-ogoh mini dari anak-anak TK, menunjukkan bahwa tradisi ini hidup dan diwariskan dengan baik. Ini juga menjadi cermin kerukunan dan keamanan yang terjaga di Kota Mataram,” tambahnya.
Bagi Yayasan Dharma Laksana, kegiatan budaya seperti ini tidak hanya sekadar perayaan menjelang Nyepi, tetapi juga bagian dari proses pendidikan yang membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berakar pada nilai budaya bangsa.
Melalui pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan, nilai spiritual, dan pelestarian budaya, Yayasan Dharma Laksana terus berupaya mencetak generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta kebanggaan terhadap tradisi.
Karnaval ogoh-ogoh yang berlangsung meriah ini sekaligus menjadi bukti bahwa lembaga pendidikan dapat menjadi ruang tumbuhnya kreativitas, pelestarian budaya, serta penguatan nilai kebersamaan dalam masyarakat.
Tentang Yayasan Dharma Laksana Mataram
Yayasan Dharma Laksana merupakan salah satu lembaga pendidikan yang telah lama berkontribusi dalam dunia pendidikan di Kota Mataram. Yayasan ini menaungi berbagai lembaga pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA Dwijendra Mataram, serta lembaga pendidikan keagamaan Pasraman Sad Dharma Laksana dan Panti Asuhan Dharma Laksana.
Dengan pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, karakter, dan nilai spiritual, yayasan ini terus berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, berbudaya, dan berorientasi pada masa depan generasi muda.