Tentang Kami

Redaksi Opini Mataram

Opini Mataram lahir dari kebiasaan membaca, berbincang, dan mempertanyakan banyak hal yang terjadi di sekitar kita. Dari obrolan-obrolan kecil itulah muncul satu kesimpulan sederhana: tidak semua informasi yang penting disampaikan dengan cara yang mudah dipahami.

Karena itu, sejak awal kami memilih untuk menulis dengan bahasa yang ringan. Bukan untuk menyederhanakan persoalan, melainkan agar gagasan bisa sampai tanpa terasa berjarak. Kami ingin tulisan-tulisan di Opini Mataram bisa dibaca dengan tenang—entah itu di sela waktu senggang, atau sambil menikmati secangkir kopi.

Bagi kami, literasi tidak selalu tumbuh dari ruang yang formal. Ia sering lahir dari percakapan sehari-hari, dari kebiasaan membaca yang pelan tapi berulang. Opini Mataram ingin berada di ruang itu: menjadi teman berpikir, sekaligus teman ngopi, yang menemani pembaca memahami peristiwa dan gagasan dengan cara yang lebih dekat.

Kami menyajikan berita, opini, dan analisis dengan perhatian pada konteks dan dampaknya bagi masyarakat. Isu lokal dan nasional kami tempatkan sebagai bagian dari kehidupan bersama, bukan sekadar deretan informasi yang lewat begitu saja.

Dalam setiap tulisan, kami berusaha menjaga keseimbangan antara fakta dan sudut pandang. Kami percaya, bahasa yang sederhana justru menuntut tanggung jawab yang lebih besar—agar makna tidak hilang dan informasi tetap bisa dipercaya.

Opini Mataram terbuka bagi siapa pun yang ingin berbagi gagasan. Perbedaan pandangan kami anggap sebagai bagian dari proses belajar bersama, selama disampaikan dengan itikad baik dan penghormatan pada fakta.

Kami sadar, kami tidak selalu benar. Namun kami berkomitmen untuk terus belajar, mendengar, dan memperbaiki diri. Selama masih ada keinginan untuk memahami, kami akan terus menulis—pelan, jujur, dan apa adanya.

Di sanalah Opini Mataram berdiri.