Islamic Center NTB: Ikon Megah Kota Mataram & Wisata Religi Lombok

Redaksi Opini Mataram
islamic center mataram night 16x9 hq

Mataram – Di tengah dinamika Kota Mataram yang terus berkembang, berdiri sebuah landmark yang tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga simbol kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Barat. Islamic Center NTB dengan masjid utamanya, Masjid Hubbul Wathan, telah menjelma menjadi destinasi wisata religi unggulan di Pulau Lombok. Bangunannya megah, areanya luas, dan atmosfernya menenangkan.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Lombok, tempat ini bukan sekadar masjid. Ia adalah ruang refleksi, ruang pertemuan budaya, sekaligus ruang menikmati keindahan arsitektur Islam modern yang berpadu dengan sentuhan lokal.


Sejarah dan Latar Belakang Pembangunan

Islamic Center NTB dibangun sebagai pusat kegiatan keislaman terpadu di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Gagasan pembangunannya muncul dari kebutuhan akan fasilitas ibadah representatif yang mampu menampung ribuan jamaah sekaligus menjadi pusat dakwah, pendidikan, dan kegiatan sosial.

Gagasan dan Perencanaan Awal

Pembangunan Islamic Center NTB bermula dari visi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk menghadirkan pusat kegiatan keislaman terpadu yang representatif dan berskala besar. Gagasan ini menguat pada awal 2010-an, ketika kebutuhan akan masjid raya yang mampu menampung jamaah dalam jumlah besar semakin terasa.

Selain sebagai tempat ibadah, kawasan ini dirancang sebagai pusat dakwah, pendidikan, kegiatan sosial, hingga ikon arsitektur modern yang merepresentasikan identitas “Pulau Seribu Masjid”.

islamic center mataram 16x9

Peletakan Batu Pertama

Tahap awal pembangunan dimulai sekitar tahun 2010. Peletakan batu pertama menjadi simbol dimulainya proyek besar ini. Proses pembangunan dilakukan secara bertahap, mengingat skala bangunan yang luas dan kompleks.

Masjid utama yang kemudian diberi nama Masjid Hubbul Wathan dibangun dengan struktur besar dan desain monumental. Pembangunan mencakup ruang salat utama, pelataran luas, fasilitas penunjang, serta menara setinggi sekitar 99 meter.

Tahap Konstruksi dan Penyempurnaan

Selama proses konstruksi, pembangunan dilakukan dalam beberapa tahap, termasuk penyelesaian struktur utama, kubah, menara, interior, serta area lanskap. Detail ornamen kaligrafi dan penyelesaian interior memerlukan waktu tersendiri karena dirancang dengan standar estetika tinggi.

Menara 99 meter menjadi salah satu bagian paling mencolok. Selain memiliki makna simbolis 99 Asmaul Husna, menara ini juga dirancang sebagai titik observasi yang memungkinkan pengunjung melihat panorama Kota Mataram dari ketinggian.

Peresmian Resmi Tahun 2013

Setelah melalui proses pembangunan beberapa tahun, Islamic Center NTB akhirnya diresmikan pada 15 Desember 2013 oleh Presiden Republik Indonesia saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono.

Peresmian tersebut menjadi momen penting bagi masyarakat NTB. Sejak saat itu, Islamic Center NTB resmi berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan terbesar di provinsi ini sekaligus ikon baru Kota Mataram.

Masjid utamanya diberi nama Masjid Hubbul Wathan, yang berarti “Cinta Tanah Air”. Nama ini mencerminkan semangat bahwa nilai religiusitas dan nasionalisme dapat berjalan berdampingan. Sejak diresmikan, kawasan ini berkembang menjadi ikon baru Kota Mataram dan salah satu spot paling sering dikunjungi wisatawan domestik.


Arsitektur Megah yang Sarat Makna

Dari kejauhan, kubah besar berwarna keemasan langsung menjadi titik fokus. Desain arsitekturnya memadukan gaya Timur Tengah dengan sentuhan Nusantara. Struktur bangunannya kokoh dan simetris, dengan detail ornamen kaligrafi yang menghiasi bagian interior dan eksterior.

Ruang salat utama sangat luas dan mampu menampung belasan ribu jamaah jika digabung dengan area pelataran. Pilar-pilar tinggi menopang bangunan dengan elegan, sementara pencahayaan alami dari jendela besar menciptakan suasana terang namun tetap teduh.

Lantai marmer yang mengilap menambah kesan megah, tetapi tetap terasa bersahaja. Setiap sudut dirancang tidak hanya untuk estetika, tetapi juga kenyamanan jamaah.


Menara 99 Meter: Spot Panorama Terbaik di Mataram

Salah satu daya tarik utama Islamic Center NTB adalah menaranya yang menjulang setinggi kurang lebih 99 meter. Angka ini melambangkan 99 Asmaul Husna, nama-nama baik Allah dalam tradisi Islam.

Pengunjung dapat naik ke puncak menara untuk menikmati panorama Kota Mataram dari ketinggian. Dari atas, terlihat hamparan kota yang berpadu dengan garis pantai di kejauhan. Saat cuaca cerah, siluet Gunung Rinjani tampak gagah di ufuk timur.

Waktu terbaik untuk naik ke menara adalah menjelang sore hari. Cahaya matahari yang perlahan meredup menciptakan gradasi warna langit yang memukau. Ketika malam tiba, lampu-lampu kota menyala dan menghadirkan pemandangan yang romantis sekaligus dramatis.


Daya Tarik Wisata Religi dan Edukasi

Islamic Center NTB bukan hanya tempat salat. Kawasan ini juga menjadi pusat kegiatan keagamaan seperti pengajian, seminar, peringatan hari besar Islam, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Bagi wisatawan, pengalaman berkunjung ke sini menghadirkan kombinasi antara wisata religi dan wisata edukasi. Pengunjung dapat mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat Muslim Lombok, yang dikenal religius namun tetap terbuka terhadap wisatawan dari berbagai latar belakang.

Banyak pelajar dan mahasiswa datang untuk studi arsitektur maupun kajian budaya. Sementara itu, wisatawan keluarga menikmati suasana pelataran yang luas untuk bersantai di sore hari.


Suasana Malam yang Fotogenik

Jika siang hari Islamic Center NTB terlihat megah dan terang, maka malam hari menghadirkan sisi yang berbeda. Pencahayaan lampu pada kubah dan menara menciptakan efek visual yang sangat indah.

Area pelataran menjadi tempat favorit untuk berfoto. Pantulan cahaya di lantai marmer memberikan kesan elegan dan bersih. Tak sedikit fotografer lokal maupun wisatawan yang datang khusus untuk mengabadikan momen malam di sini.


Lokasi dan Akses Menuju Islamic Center NTB

Islamic Center NTB terletak di pusat Kota Mataram dan mudah dijangkau dari berbagai arah. Dari kawasan Ampenan hanya membutuhkan waktu sekitar 10–15 menit berkendara. Dari Bandara Internasional Lombok, perjalanan darat memakan waktu kurang lebih 45 menit hingga 1 jam.

Akses jalan menuju lokasi sangat baik dan tersedia area parkir luas untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Fasilitas umum seperti toilet, tempat wudu, dan pusat informasi juga tersedia dengan kondisi yang terawat.


Tips Berkunjung agar Lebih Nyaman

Agar pengalaman berkunjung semakin maksimal, berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

Datanglah di luar waktu salat jika ingin berwisata dan berfoto agar tidak mengganggu jamaah yang beribadah.
Gunakan pakaian sopan dan tertutup sebagai bentuk penghormatan terhadap tempat ibadah.
Jika ingin naik ke menara, perhatikan jam operasional dan kondisi cuaca.
Datang sore hari untuk mendapatkan kombinasi panorama siang dan malam sekaligus.


Peran Islamic Center NTB dalam Pariwisata Lombok

Selama ini Lombok dikenal dengan pantainya yang indah seperti kawasan Senggigi dan Gili. Namun kehadiran Islamic Center NTB memperkaya pilihan destinasi wisata di Pulau Seribu Masjid ini.

Tempat ini menunjukkan bahwa Lombok tidak hanya menawarkan wisata alam, tetapi juga wisata religi yang modern dan representatif. Banyak wisatawan domestik yang memasukkan Islamic Center NTB dalam itinerary perjalanan mereka sebelum melanjutkan ke pantai atau kawasan pegunungan.

Keberadaannya turut memperkuat identitas NTB sebagai daerah dengan budaya Islam yang kuat namun ramah terhadap wisatawan.


Harmoni Iman dan Keindahan

Islamic Center NTB adalah simbol harmoni antara iman, budaya, dan kemajuan. Ia bukan hanya bangunan megah, melainkan ruang publik yang hidup dan terus berkembang. Di sini, wisatawan dapat merasakan ketenangan spiritual sekaligus menikmati keindahan arsitektur yang memikat.

Jika Anda merencanakan perjalanan ke Lombok, sempatkanlah singgah ke Islamic Center NTB. Duduklah sejenak di pelatarannya, nikmati hembusan angin sore, dan rasakan suasana yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

Sumber Rujukan:

  1. Gubernur NTB Resmikan Penggunaan Islamic Center (Antara News)
    – Berita resmi dari Antara NTB tentang peresmian masjid Islamic Center Hubbul Wathan oleh Gubernur NTB Zainul Majdi setelah pelaksanaan salat Idul Adha.
  2. Gubernur NTB Resmikan Menara 99 Islamic Center (Republika)
    – Liputan peresmian pembangunan menara 99 meter turut dirinci oleh Republika (mengutip Antara).
  3. Wisata Religi di Islamic Center NTB (Tempo.co)
    – Artikel dari Tempo menjelaskan sejarah dan peresmian menara serta daya tarik wisata religi tempat ini.
  1. Masjid Raya Hubbul Wathan – Wikipedia
    – Informasi pembangunan mulai 9 Maret 2010 dan selesai serta diresmikan pada 15 Desember 2013.
  2. Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Integrasi Wisata Religi (Kumparan)
    – Artikel yang menyebut tanggal pembangunan dan peresmian serta fungsi sebagai objek wisata religi.